Jumat, 01 Mei 2015

Meningkatkan bisnis herbal

Pak Abdul salah satu alumni Jakarta yg memiliki usaha produsen Maklon & distributor herbal menceritakan ketatnya persaingan harga alias banting2 harga di Herbal dan mengalami kendala penjualan ada namun duit cashnya tidak ada. Nah ini bisa menjadi petaka bom waktu.

Dan ini banyak dialami pengusaha produsen yg banyak menggunakan pola konsinyasi alias titip barang atau boleh ambil barang duluan namun bayarnya mundur.

Masalah akan muncul saat mengalami agen,toko yang dititipi penjualan sedang lesu,disisi lain produksi jalan terus,karyawan harus digaji dan tagihan2 datang.

Setelah dianalisa presentasi sistim konsinyasi besar dibanding yg bayar cash.

Lalu saya memberikan advise naikkan harganya Nah loh..apa laku, tanya pak abdul, saya jawab laku asal...
Kemudian sistem diubah yg cash diperbesar dan konsinyasi di diminimalisir, Apa mau toko,agen seperti itu coach tanya pak abdul?

Jawaban saya waktu itu Mau..asal tepat coba aja.. ,

Bersyukur Alhamdulillah beliau memberikan testimoni cashnya lebih banyak dan harga dinaikkan malah tambah laku .

Intinya saat bisnis anda sedang lesu jangan fokus dikit2 cari hutangan, apalagi ke teman dekat atau keluarga bisa2 meleset jadi rusak persaudaraan, benahi strategi bisnis dan marketing anda.

Salam Dobrak cetarrrr membahana kata bu Aisyah Yamma Brownies alumni surabaya :D
Terima kasih & semoga semangat sukses & berbagi menyertai anda selalu.

Coach Santoso
Business Growth|JV Strategiest
Marketing Consultant|Personal life skills & debtfree Coach-

BB 32A7FB94
CoachSantoso@Hotmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar